Rabu, 16 Juni 2010

Antara Korupsi dan Softskill

Korupsi (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus|politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.[1]

Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencakup unsur-unsur sebagai berikut:

perbuatan melawan hukum;

penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana;

memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi;

merugikan keuangan negara atau perekonomian negara;

Selain itu terdapat beberapa jenis tindak pidana korupsi yang lain, di antaranya:

memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan);

penggelapan dalam jabatan;

pemerasan dalam jabatan;

ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara);

menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara).

Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi. Semua bentuk pemerintah|pemerintahan rentan korupsi dalam prakteknya. Beratnya korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, sampai dengan korupsi berat yang diresmikan, dan sebagainya. Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi, yang arti harafiahnya pemerintahan oleh para pencuri, dimana pura-pura bertindak jujur pun tidak ada sama sekali.

Korupsi yang muncul di bidang politik dan birokrasi bisa berbentuk sepele atau berat, terorganisasi atau tidak. Walau korupsi sering memudahkan kegiatan kriminal seperti penjualan narkotika, pencucian uang, dan prostitusi, korupsi itu sendiri tidak terbatas dalam hal-hal ini saja. Untuk mempelajari masalah ini dan membuat solusinya, sangat penting untuk membedakan antara korupsi dan kriminalitas|kejahatan.


Sedangkan Softskill merupakan Ketrampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (INTERPERSONAL SKILLS) dan ketrampilan dalam mengatur dirinya sendiri (INTRA-PERSONAL SKILLS) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal. Soft skill pun memiliki perbedaan dengan hard skill, bila diilustrasikan, Setiap profesi dituntut mempunyai hardskill yang khusus, tetapi softskills bisa merupakan kemampuan yang harus dimiliki di setiap profesi. Misalnya, seorang dokter harus memiliki hard skill dokter. Ahli mesin harus memiliki skill engineering. Namun, dokter maupun ahli mesin harus memiliki soft skill yang baik, dikarenakan softskill berhubungan dengan orang lain dan kemampuan untuk mengatur diri sendiri.


Beberapa skill yang ada pada soft skill antara lain :


• Kejujuran

• Tanggung jawab

• Berlaku adil

• Kemampuan bekerja sama

• Kemampuan beradaptasi

• Kemampuan berkomunikasi

• Toleran

• Hormat terhadap sesama

• Kemampuan mengambil keputusan

• Kemampuan memecahkan masalah, ds


dari penjelasan tersebut sangat jelas korupsi sangat bertentangan dengan softskill, karena para koruptor tidak bisa menjaga kepercayaan dan tanggungjawab yang diberikan, sehingga seharusnya para koruptor malu karena melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan, karena koruptor - koruptor sebenarnya merupakan orang - orang pintar, karena jika tidak pintar mana mungkin bisa menjadi pejabat,

Proposisi

Jenis-jenis proposisi terbagi ke dalam empat aspek, yaitu:
- bentuk
- sifat
- kualitas
- kuantitas

1. Proposisi berdasarkan bentuk
- Proposisi bentuk tunggal
Adalah proposisi yang terdiri atas satu subyek dan satu predikat
contohnya :
saya berlari
S P

- proposisi bentuk majemuk
Adalah suatu proposisi yang terbentuk atas satu subjek dan lebih dari satu predikat.
Contohnya :
Andi mengerjakan tugas dan mendengarkan radio
S P1 P2

2. proposisi berdasarkan sifat
- proposisi kategorial
Adalah antara hubungan subjek dan predikat tidak memerlukan syarat khusus.
Contohnya :
Semua orang memiliki darah

- Proposisi kondisional
untuk proposisi kondisional dibagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu :
* Kondisional hipotesis
merupakan suatu proposisis yang terjadi akibat adanya hubungan sebab akibat.
Contohnya :
Jika matahari terbenam langit akan menjadi gelap
* Kondisional disjungtive
merupakan proposisis yang mengandung pilihan atau alternative untuk dipilih.
Contohnya :
Pak Sukardi dapat disebut pengusaha atau pedagang.

3. Proposisi berdasarkan kualitas
- Proposisi kualitas positif/afirmatif
Dimana pada proposisi ini terdapat persesuaian antara subjek dan predikat
Contohnya :
Semua arsitek adalah orang pandai
- Proposisi kualitas negative
proposisi dimana tidak terdapat kesesuaian antara subjek dan predikat.
Contohnya :
Tidak satupun laki-laki yang menyusui

4. Proposisi berdasarkan kuantitas
- Proposisi kuantitas universal
Merupakan proposisi yang biasanya diawali dengan kata yang menunjukkan sesuatu itu umum, misalnya semua, seluruhnya.
Contohnya :
Semua hewan karnivora memakan daging.
- Proposisi kuantitas spesifik
Merupakan proposisi yang diawali dengan kata yang menyatakan sebagian atau sedikit.
Contohnya :
Sebagian mahasiswa Gunadarma berdomisili di Bogor.

POLA HUBUNGAN SUBYEK DAN PREDIKAT

Pola hubungan subyek dan predikat terdapat 4 macam, yaitu :
  1. semua subyek adalah predikat
  2. sebagian subyek adalah predikat
  3. subyek terkait dengan predikat
  4. semua subyek adalah bukan semua predikat
Dari ke empat jenis pola hubungan subyek dan predikat akan diuraikan dibawah ini.

1. Semua subyek adalah predikat
ialah pernyataan bersifat umum yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat
digambarkan dalam diagram venn dibawah ini.


contoh : semua hewan yang hidup bernafas.


2. Sebagian subyek adalah predikat.

yaitu pernyataan bersifat khusus yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat.

digambarkan dalam diagram venn dibawah ini.

contoh : sebagian hewan adalah karnivora.

Sebagian mahasiswa Universitas Gunadarma adalah warga Bogor


3. Subyek terkait dengan predikat.

Merupakan pola dimana terdapat kaitan antara subjek dan predikat, dimana sebgian subjek juga merupakan sebagian predikat.

digambarkan dalam diagram venn dibawah ini

contoh : Sebagian manusia adalah sebagian pria.

4.semua subyek adalah bukan semua predikat
Pola ini merupakan kondisi dimana semua subjek merupakan bukan semua predikat.


contoh : semua pria adalah bukan semua wanita.
semua manusia adalah bukan semua hewan.

APA SAJA SOFTSKILL YANG KITA BUTUHKAN?

Softskill merupakan suatu ketrampilan khusus yang dimiliki setiap individu, yang bersifat abstrak atau tidak terlihat yang menentukan kemampuan seseorang sebagai pemimpin, di lain pihak soft skills juga dapat sebagai pendengar, negosiator, dan mediator konflik,dalam soft kita harus mengasanya,karena kemampuan itu yg sebenarnya sangat dibutuhkan oleh seorang manusia dalam bersosialisasi.

Pengembangan Softskills
langkah-langkah penyusunan pengembangan softskills dapat dilakukan dengan berbagai cara:
  1. Indetifikasi softskills, identifikasi softskills apa saja yang dibutuhkan oleh lulusan jurusan anda. untuk memperoleh ini, dapat dilakukan dengan meminta masukan dari alunmi ataupun industri pengguna lulusan.
  2. Definisi softskills, setelah softskills yang dibutuhkan diidentifikasi, maka "pilihlah" softskills yang memang "paling" penting diadopsi dalam kurikulum jurusan anda.
  3. Program pengembangan, (1) written curriculum, ini dilakukan dengan memasukan softskills yang telah ditentukan ke dalam rancangan pembelajaran. dengan demikian penguasaan mahasiswa terhadap softskills tertentu harus dimasukkan dalam aspek penilaian mata kuliah tersebut. (2)hidden curriculum, ini dilakukan secara informal yaitu melalui interaksi dosen-mahasiswa. dosen sebagai panutan (role model). dapat juga dilakukan dengan menciptakan atmosfir akademik di lingkungan jurusan anda. (3) Co-curriculum, manfaatkan kegiatan seperti magang (internship), kerja praktik (KP), ataupun KKN (kuliah kerja nyata). (4) Extra-curriculum, libatkan unit kegiatan mahasiswa sebagai wadah untuk melatihsoftskills mahasiswa tersebut.
  4. Evaluasi softskills, tentukan alat ukur yang sesuai untuk menilai softskills yang talah anda masukan ke dalam kurikulum jurusan anda.

Apa saja manfaat softskill?

  • Berpartisipasi dalam tim
  • Mengajar orang lain
  • Memberikan layanan
  • Memimpin sebuah tim
  • Bernegosiasi
  • Menyatukan sebuah tim di tengah-tengah perbedaan budaya
  • Motivasi
  • Pengambilan keputusan menggunakan keterampilan
  • Menggunakan kemampuan memecahkan masalah
  • Amati bentuk etiket
  • Berhubungan dengan orang lain
  • Menjaga berarti percakapan (basa-basi)
  • Menjaga percakapan bermakna (diskusi / perdebatan)
  • Menetralkan argumen dengan waktu, petunjuk dan sopan, bahasa singkat
  • Berpura-pura minat dan berbicara dengan cerdas tentang topik apapun

Softskill yang kita butuhkan menurut saya yaitu :
  1. Disiplin
  2. Dapat berkomunikasi dengan baik
  3. Dapat menganalisis
  4. Dapat berfikir kritis
  5. Sopan santun
  6. Kemampuan beradaptasi
  7. Percaya diri
  8. Kerja sama

Seberapa mampukan anda menilai waktu

Manusia sering sekali membuang-buang waktu dengan percuma atau melalaikan waktu dengan sia-sia. Kita semua bisa mengisi waktu dengan hal-hal dan kegiatan-kegiatan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti hobi-hobi dan pekerjaanmu sehari hari yang kita suka. Ini dapat berdampak positif untuk kita.Mengola waktu yang tidak baik adalah kesalahan besar dalam kehidupan kita karena waktu itu dapat mendidik kita dalam hal apapun. Karena itu bisa dinamakan disiplin.

Ada hal- hal berikut yang sikap kita menghargai waktu :
1. Sikap kita dalam menghargai waktu dengan sebaik mungkin.
2. Mampu menentukan kegiatan-kegiatan atau aktifitas dan prioritas.
3. Mampu memperkirakan waktu yang digunakan
4. Sikap Menghargai Orang lain

Saya mencintai dunia Fotografi sejak kelas 5 SD, saya sering berinterkasi dengan para pecinta fotografi yang notabene sangat - sangat menghargai waktu dan pastinya harus tepat waktu bila ada janji dengan para fotografer

Saya juga paling tidak suka namanya orang yang tidak tepat waktu. Intibya saya sangat menghargai waktu bagi saya waktu adalah segalanya dari waktu kita bisa mendapatkan keberhasilan dari waktu pula kita mendapatkan kegagalan. Prinsip saya hargailah waktu sebaik mungkin,

Kebaikan dan Keburukan Diri Saya ( berdasarkan survey)

Setelah mewawancarai teman- teman saya melalui sms, telepon, dan juga facebook akhirnya saya mendapat pendapat teman- teman saya tentang diri saya..


dimulai dari keburukan dulu,,
- Jarang Mandi
- iseng & jail
- Sering ngeledek orang yang baru dikenal.hahahah
- Sering Menghayal kalo Lagi dikamar mandi.
- Sering Lupa Ngunci rumah
- Dll,,


kebaikan :

- baik kalo kata teman - teman saya dan royal
- Mudah memaafkan orang lain
- pinter
- lucu
- setia kawan
- periang
- peduli sama orang yang membutuhkan
- teman curhat para wanita
- bisa diajak serius bisa diajak bcanda
- ga sombong
- humoris
- ngejaga banget sama apa yang dikasih sama orang lain
- sayang banget sama motor saya




Cara Meningkatkan Softskill

Softskill dapat berpartisipasi dalam bekerja, kemampuan berbicara, melayani orang yang dengan sopan santun, kemampuan yang tegas dalam memimpin, dan harus mempunyai motovasi.
Maka dapat dikatakan, kemampuan soft skill itu adalah :

1. Harus mempunyai Etika dalam bekerja.
2. Harus mempunyai tingkah laku yang sopan
3. Keinginan untuk maju dalam hal apapun

Kemampuan softskil bisa didapatkan melalui pelatihan atau pengembangan yang di mulai pada diri sendiri. Karena sodtskill itu tidak hanya bermanfaat dalam bekerja saja juga bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kemampuan itu kita dapat dinilai orang banyak dengan kata positif.

beberapa kategori untuk meningkatkan kemampuan soft skills :
1. Menjadi suatu bagian organisasi, untuk bisa menghargai orang lain
2. Meminta pada salah satu kerabat anda untuk meneliti apakah anda sudah termasuk dalam kemampuan softskill
3. Harus bisa mengatur waktu
4. Harus bisa menerima kritik orang lain dan dan mengkritik orang lain tapi dalam hal positif.
5. Tersenyum, Menghargai orang lain, Belajar menghargai orang lain
6. Jangan sering mengeluh dalam menghadapi sesuatu.

Sikap Saya Dalam Menghadapi Kritikan

Yang saya rasakan jika saya mendapat kritikan pertama saya akan bertanya dulu kepada orang yang mengkritik saya atas dasar apa dia mengkritik saya, jika memang benar kenyataannya seperti itu saya akan menerima kritikan tersebut dan berterimakasih, tetapi jika kritikan tersebut hanya sebatas mengejek apalagi menghina sudah pasti tidak akan saya dengar kritikan tersebut.

Bukan brarti saya tidak mau menerima kritikan dari orang lain, jika kritikan tersebut hanya untuk menjatuhkan bukan membangun buat apa didengar,saya lebih suka orang yang mengkritik dengan maksud memdidik bukan menjatuhkan,,

Cara Saya Mengkritik Orang lain

kritik terhadap orang yang baru dikenal pasti sering kita lakukan. Lebih sering ketika seseorang melakukan sesuatu atau menciptakan sesuatu, pasti banyak sekali orang yang mengkritik.

kembali ke awal.. cara saya mengkritik orang lain.saya lebih suka memberikan kritik yang langsung ke tujuan, tanpa basa basi, menurut saya buat apa basa basi kalo kita ingin menyampaikan langsung kritikan kita,memang kadang saya tidak memikirkan bagaimana prasaan orang yang saya kritik, tetapi semata2 saya hanya ingin memberikan kritikan yang bersifat membangun,, tidak pernah sekalipun saya memberikan kritik dengan maksud menjatuhkan. Dan jika memang saya salah dalam kritikan saya, sayapun pasti akan meminta maaf jika memang benar2 salah.